Barang siapa yang menghabiskan waktu berjam – jam lamanya untuk mengumpulkan harta kerana ditakutkan miskin, maka dialah sebenarnya orang yang miskin..

Jajat Awang Umbara

Sunset and sunrise always inspiring knocking the heart of my human being reminding me how small I am even time, is beyond our control we never know when will our time come smiling..

Albert Einstein

Ilmu pengetahuan tanpa agama lumpuh, agama tanpa ilmu pengetahuan buta.

Jajat Awang Umbara

Sebuah seni dikatakan indah, karena kita mengetahui makna didalamnya, atau kita bisa mengambil inspirasi didalamnya.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 April 2012

Ska Berbalut Rock

Yang menginfluence musik mereka tidak hanya band Ska, karena masing-masing personil ERWE memiliki kesenangan musik yang berbeda. Menurut Luke, musik ERWE mengusung aliran Ska yang di mix dengan balutan nuansa Rock,

“Bukan berarti sok sangar, hanya biar terlihat lebih berenergi saja,” imbuhnya.
Lirik lagu band yang telah menelurkan tiga album ini paling banyak menceritakan tentang seputaran tragedi-tragedi manusia, tentang pertemanan, asmara, dan juga sosial. Satu di antara lagu ERWE yang populer di kalangan remaja Yogyakarta saat ini adalah ‘Radical Road Riders’ lagu bercerita tentang kegemaran bersepeda.

“Semua teman adalah teman baik, tanpa memandang genre apapun untuk bersepeda, lagu tersebut sedikit brutal tapi tetap murah senyum, dan kami juga ingin mengusung kota Yogyakarta sebagai kota sepeda,” ucap Luke menjelaskan lagu favoritnya tersebut.


                      

Ikon Musik Para Pesepeda

Radical Road Riders merupakan sebuah track di mini album ERWE yang bertitle (Error Without Emotion). Lagu ini cukup mencuri perhatian orang banyak, terutama bagi para pesepeda. Lagu yang bercerita tentang komunitas sepeda di Yogyakarta yang menamakan dirinya Radical Road Riders. Kesuksesan lagu ini membuat ERWE sering diminta untuk berpatisipasi di acara-acara sepeda, satu di antaranya pada event memperingati HUT Kota Yogyakarta, yang sekaligus juga meresmikan Jalan Mangkubumi menjadi "Mangkubumi Late Nite Bicycle Playground".

Di setiap Jumat akhir bulan, Jalan Mangkubumi menjadi milik para pesepeda. Pada malam peresmiannya Oktober 2011 lalu, Tugu menjadi lautan sepeda. Herry Zudianto selaku Walikota Yogyakarta saat itu yang meresmikan tempat ini.

“Berawal moment akbar ini, saya ingin memberikan sesuatu yang bisa dinikmati kaum pesepeda Jogja. saya dan ERWE mengubah lagu RRR menjadi JLFR (Jogja Last Friday Ride),” ucap w2k.

Di lagu yang telah diaransemen ulang ini juga mengajak rapper M2MX dari Jahanam (Hip Hop) untuk berkolaborasi. “Dengan lagu ini setidaknya momen JLFR termonumenisasi dengan karya lagu,” tambahnya.

ERWE betah dijalur indie

HINGGA saat ini mereka masih berjuang di jalur Indie, menurut W2k mereka tidak membatasi ruang gerak untuk ERWE, “Oke-oke saja kalau suatu saat nanti kita masuk Major Label, hanya saja selama ini, beberapa Label yang menawari kerjasama dengan kami belum ada yang cocok kontraknya, jadi kami masih mempertahankan untuk Indie,” kata vokalis yang juga pemilik warung susu SUSUatu ini lalu tertawa.

“Tapi jangan salah, Indie Juga berbahaya lho,” tegas W2k, karena sekarang masyarakat, khususnya anak muda sudah bisa memilih band yang menurut mereka bagus untuk di gandrungi, “Jadi band-band Indie nggak perlu takut kalah saing dengan major label. tinggal pembuktian karya saja, selama kita tekun dan berjuang maksimal, pasti mampu kok,” lanjutnya bersemangat.

W2k juga menjelaskan bahwa peran jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Myspace, Official Web, Youtube, dan lain-lain itu sangat membantu untuk melakukan promo bagi band-band Indie. Dengan media tersebut, ERWE bisa selalu berkomunikasi dan mengampanyekan banyak hal kepada para penggemarnya.

Boleh Chaos, Tapi Tanpa Emosi

KARENA keinginan untuk mengikuti seleksi festival band di sebuah universitas di Yogyakarta, Djati Pambudi Wibowo  yang akrab disapa W2k mengajak teman-temannya untuk membuat sebuah grup band. Musik yang mereka mainkan bergenre Ska Rock, dan mereka sepakat menamakan band kebanggaannya tersebut ERWE.

Banyak sekali pertanyaan tentang arti nama tersebut, menurut W2k  sebenarnya ERWE itu singkatan dari ‘Error Without Emotion’ yang bermakna perdamaian, hingga teman-teman mereka akrab menyebutnya dengan nama ERWE,
“Intinya boleh chaos, tapi tanpa emosi. Tapi banyak juga yang mengartikan sesuai keinginan mereka sendiri, ada yang mengartikan ERWE itu makanan hasil olahan dari daging anjing…hahahaha,” ujar W2k .

Menurut vokalis yang ini, awalnya personil band yang didirikan pada 8 Agustus 2003 ini sejumlah tujuh orang, dan mereka mengusung aliran Reggae Dance. Bongkar  pasang personilpun terjadi hingga formasi terakhir saat ini hanya tiga orang Djati Pambudi Wibowo / W2k  (Vokal/Gitar), Lukas Septa Indras Wibowo / Luke (Gitar), dan Fajar Hendra Setiawan (Drums). Di setiap pertunjukkannya mereka  dibantu oleh tiga musisi auditional di posisi Bass, Trumpet, dan Trombone.

“Menginjak album kedua, dan revolusi musik mulai berkembang, akhirnya kita menetapkan dan meng’ijab qobul’kan kalo ERWE adalah band Ska Rock, tujuannya ya agar bisa lebih meluas aja,” ucap W2k.

ERWE: Garap Video Klip Sendiri

Di era berkembangnya teknologi, tidak ada hal yang tidak mungkin bisa dilakukan. Bagi band indie, kini
banyak faktor yang dapat membantu kelancaran untuk berkarya, seperti situs-situs sosial yang telah ada. Salah satunya youtube yang dikenal sebagai situs yang menampilkan banyak karya video. Karena
Hal tersebut memacu ERWE untuk membuat video klip secara mandiri. “kini alat juga sudah semakin canggih, mudah di akses dan mudah nyari pinjamanya juga, haha..,” kata w2k tergelak.

Sebelumnya ada tiga video klip yang mereka produksi, diantaranya ‘Let’s Join Let’s Sing and Dance’, ‘Radical Road Riders’, dan ‘Jogja Last Friday Ride’.
Di awal tahun ini saja, ada dua klip yang sedang mereka rampungkan, keduanya merupakan lagu hits di album terbaru ERWE, yaitu ‘Gadis Malam’ dan ‘SSTI’, proses produksinya dibantu Backstage Heroes (crew ERWE).

Semua video tersebut pun disutradarai langsung oleh w2k sang vokalis. “Saat ini sedang dalam proses editing, ngeditnya juga kami kerjakan sendiri, namun sebagian dibantu oleh Erix (Endank Soekamti) yang ahli membuat special efek,” imbuhnya.
erweklip.jpg